Tampilkan postingan dengan label Kisah di Emper Toko. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah di Emper Toko. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Desember 2017

Black Marketing

Semoga judul ini serasi dengan yang kupikirkan .
Sisi pemasaran yang tidak jujur, yang tidak sesuai dengan Islam.
Ada yang nampak dengan cara yang kasad mata ada pula yang melangkah lebih jauh dengan melibatkan dunia magic. MasyaaAllah......

Ada istilah penglaris, ada istilah syarat syarat dan jampi jampi.
Ada kasus masakan yang masih segar baru saja dimasak, secara logika umummya tidak akan ditemukan "singgat". tapi yang terjadi makanan sudah basi dan ditemukan singgat layaknya makanan yang telah lewat waktu.

Ada kasus rombongan teman yang mau jajan mampir ke restoran, kebingungan menemukan lokasi warung. meskipun sudah dipandu dengan telpon , dan secara logika umum lokai sudah dekat jadi tentu mudah untuk menemukan lokasi. kenyataannya, tetap juga tidak ketemu . Kata mereka ada yang menyelimuti warung sehingga tak tampak oleh mata biasa

Ada temen pemilik warung sering laporan dan komplain,  kenapa warung ataupun tokonya sering tutup. padahal setahu siempunya usaha toko ataupun warugnya buka terus deh

Ada  lagi ritual yang menjurus syirik, dengan rajin menaruh kembang setaman ataupun barang barang yang diharap mampu meningkatkan penjualan, mendatangkan banyak pembeli .

Ada kasus sebuah warung yang tiap pekan hari tertentu selalu medatangkan"orang pintar" begitu istilahnya. untuk apa ? menaburkan bubuk penglaris ke seluruh masakannya.

Ada juga kasus kasus yang terkadang membuat tak selera makan, melelehkan air liur tanpa sepengetahuan pembeli  di tiap masakan.. haduh. mungkin mudah membuat orang menyatakan sebagai fitnah bentuk saling menjatuhkan tetapi begitulah permintaaan syetan untuk menjebab pelaku pada kesyirikan ternyata emang ada.

ada kasus ritual ritual lain.
ada pula para pemilik indra ke enam ang mampu meliha para jin yang bertengger di jendela warung. ataupunberseliweran diarea usaha.
waaah...ternyata banyak yang kita ak tahu...

Solusinya..





Selasa, 18 Juli 2017

Jatuh..

Pilihan judul ini cukup diplomatis. Jatuh yang ku maksud mengandung berbagai makna dari kisah yang hendak ku tuliskan.

Berawal dari posisi bu Katimun yang siap siaga di toko. Tiap kali suasana toko memang mengundang banyak sekali kisah. Bagaikan cerpen hidup. Pun siang ini. Seorang anak remaja  kelas enam es de tampak menyandarkan sepedanya di depan toko. Bu Kati cukup mengenalnya sebagai pelanggan. Karena memang dia sering belanja. Diapum  tahu dua sodara lki-lakinya. Satu  kakak satunya  adek . Sayang Bu Katimun ki nggak melengkapi  data diri  dengan nama pun  alamat rumahnya. Perumahan sebelah sih. deket tapi pasnya belum tahu.

Si eneng beli beras satu kilogram dan satu bungkus sagu mutiara.  Cuma habis 10 ribu. pas uangnya tidak kurang dan tidak ada kembalian. Barang dimasukkan  ke dalam kantong plastik hitam. Belum berlaku platik harus bayar...tak berapa lama berselang si eneng masuk di toko dengan tergopoh-gopoh.  Ternyata kantong plastik yang di gantungkan di setang sepeda  jebol dan seplastik beras jatuh di jalan aspal.


Ternyata si eneng sebisa mungkin mengumpulkan beras itu dan menampungnya di lembar gaunnya.Untuk sementara ujung gaunnya dia  jadikan kantung penampung beras yang berserak di jalan.

Terlihat wajah cemas nya.. diiring air mata yang berderai.. Nanti saya dimarahin mama bu... ya Allah tersirat sebegitu gelisah dan khawatirnya dia..Sepertinya dia membayangkan sesuatu yang begitu dahsyat yang akan menimpanya. Yang menjadi fikirku... seberapa keras sih kemarahan  ibundanya sehingga si eneng takut sekali dengan kemarahan ibndanya.

taksampai hati bu Katimun melihat tangis dan ketakutannya, maka segera saja dia ambil sebungkus beras yang sama dan dia berikan pada si gadis  kecil  

Jumat, 10 Februari 2017

Sidak....

Selamat siang ibu.assalamu'alaikum..
Tampak senyum mas Big.....Badannya yg tambun sangat kontras dengan gayanya yang  plengah plengeh. Tas kulitnya terselempang dipundak.
Dibalik gayanya yang santai  ternyata,  kunjungannya bikin keder para pengirim barang dan marketing pengorder barang..
Siap siap diberi sangsi dan di sidang kalo ada laporan tidak tepat dengan data dan jadwal...

Beberapa  kasus sering terjadi, pengiriman barang yg tidak nyampai ke pemesan.  Bisa jai barang yang keluar di jual di toko lain yang mau membeli dengan harga lebih tinggi.
Atau juga jadwal kunjungan yang tidak dipenuhi,  tidak datang, malah datang ke toko lain yang tidak terjadwal dengan motivasi menjual dengan harga lebih tinggi.
Sementara toko yang sudah terjadwal  jadi kacau  karena stok barang jadi telat, menipis dan kehabisan. Peluang dapat untung nya jadi lepas dong.

Sangsi buat mereka ternyata bonus yang tidak cair atau di tegur sampai sangsi diphk..

Pagar yang kuat ternyata masih juga  banyak insan menerjang dan  melanggar kejujuran..
Apalagi yang tidak dibatasi maupun diawasi.

Kamis, 09 Februari 2017

Ice Cream....waww

Ternyata ice cream merupakan salah satu jajanan yang disukai semua kalangan. Dari anak-anak sampai orang tua, bahkan kalangan kasepuhan. Itu menurut pengamatan bu Katimun. Dilihat dari ranking penjualan  rata rata sepuluh besar bisa lima besar. Terkadang  tiga besar. Dilihat dari profit ternyata memang ok juga. masuk rangking atas.

Laba Ice cream dengan merek yang cukup terkenal, sebut saja Walls .. laba tiap itemnya 25 persen. Sesuai harga jual yang sudah ditentukan. dari 2500 Trico sampai 12500 Magnum...ada Chocho magma, Chocho lava, Rainbow,  Dragon Pop, Color Paper, Tornado, Twister, Banana boat, Dung-dung coconut, Aneka Corneto mini dan Corneto besar Tiramisu, ada Populair, Shaky shake, masih ada beberapa lagi.. Produk terbaru adalah  Pink lava sera Solero,

Yang cukup laris adalah populair, ada cup coklat juga cup strabery. Ada beberapa pelanggan yang rutin belanja es cream. Bukan kalangan anak anak . bahkan ada dua orang pelanggan yang ku kenal rutin belanja ice cream untuk simbah kakungnya. yang sangat senang menikmati dinginnya ice cream/

Suatukali ice cream bu Katimun sempat meleleh karena lupa isi listrik, sehingga saat mati lampu tak ada yang tahu. Padahal freeser habis dibersihkan  mas Jong yang bertugas kontrol frezeer tiap kamis., unga es..kalau habis dibersihakan otomatis tak ada cadangan bunga es.. alhamdulillah masih ketututan  cuma bagian atasaja yang sedikit kehilangan bentuk..he he...enanya masih sama deh

Senin, 06 Februari 2017

Toko apa apotek sih....

Setelah melewati beberapa tahap dan waktu. Untuk  menimbang dan merenungkan lebih dalam, maka Mbak Tim membulatkan hati untuk melepas satu dagangan tokonya yang cukup laris. Malahan dari segi profit dagangan ini menduduki posisi teratas . Belum lagi tawaran berbagai bonus pun sewa outlet yang cukup menggiurkan.  Hari ini Mbak Tim sudah siapkan selembar kertas yang baru saja keluar dari printer.

"Mohon maaf , mulai bulan April 2015 kami tidak menyediakan  rokok,  Semoga menjadikan maklum adanya, terimakasih atas kunjungan dan kepercayaan anda" tertanda Timun Mart. Kertas tersebut dia tempel di box etalase khusus rokok .Setahun yang lalu satu produk rokok mengajukan tawaran  kontrak untuk pajangan promo produknya. Nilai kontraknya juga cukup lumayan lho he he. pajak reklame Neon box setahun 500 ribu. produk ini  berani berikan  kontrak tiga kali lipat nilai pajak  neon box.  Tapi tak apalah...kita senantiasa dihadapkan dengan pilihan.

Ternyata tak tersedianya satu baang ini,  cukup mengundang banyak komentar dari beberapa pembeli di toko mbak Tim  .Bu ArlinWah komentar " Apik mbak, aku setuju ". Ada lagi yg komentar. ".wah sayang lho bu untunge uakih kok nggak jual".
Seorang pengunjung yang sekedar lewat tampak heran... dah masuk, lalu keluar lagi yari nyari sesuatu. ternyatadia cari tulisan nama toko " Ini toko apa apotek  to.."

Beberapa  pembeli yang kecelik beli rokok saat kuperhatikan mereka malah minta maaf karena telah menanyakan rokok. hem hem
\

Selasa, 29 November 2016

IZZAH

Hari sibuk di toko. Seorang bapak melongok dan tersenyum. Wajah garangnya cukup kukenal. jika belum pernah ketemu mungkin akan sedikir gentar dengan penampilannya.
Kates bu,  kates niki sae tenan. njeng enjeng akpun pas matengnya. cekap 13000. 

Kaleh sisan telone ;nggeh..telo kasmin. 10000 tiga lonjor. Tasih wetah bonggole kajenge awet.
Bapak ini sudah cukup sepuh tapi semangat ...perludi contoh. Bawa bronjong besar..turun gunang untuk mencari rejeki halal.. Alhamdulillah kiut senang sepertinya dagangannya sudah laris. bronjognya sudah kosong...

Sementara tadi , seorang anak muda yang juga cukup sehat ..dia ketok2 pintu toko  lalu menyodorkan gelas aqua bekas yang isi beberapa keping receh limaratus pun recehan....Nyuwun buuuu........

begitulah 

Senin, 01 Februari 2016

Pak Sopir

Pak Sopir masuk ke ruang toko, langsung tengok kanan dan ketemu yang dicari.
Air mineral botol besar. Dia taruh di meja kasir dan menghampiri kue coklat kopi. Diambilnya satu bungkus. Cuma habis 7 ribu rupiah. Dengan uang 50.000 ada kembalian 43.000.

Saat ku serahkan uang 20 ribuan dua, pak Sopir dengan sopannya menyela...
" Mbok nyuwun kembaliannya yang 10 ribuan mawon bisa  ya.. kangge "nge-mel" ten jembatan...."

Seorang Ibu dalam hujan lebat disore yang gelap

Dingin nya hujan mengalahkan dingin udara yang terhembus dari dalam toko. Gelapnya suasana melebihi gelap yang biasa kudapati saat waktu menunjukkan pukul lima sore. Derasnya hujan pun melebihi hujan yang kemaren kurasa menhujam di badan sepanjang perjalanan. 

Seorang ibu mengetuk pintu toko,  tampak dalam gendongannya seorang anak yang sudah cukup membuat payah menggendongnya. Selendang yang dia gunakan terasa kurang lebar untuknya. 
Raut wajah yang tak terhiaskan bedak,  menceritakan sebait kisah kelelahan yang dihadapinya. 

"Permisi mbak. apakah jual payung mbak.." kata yang terucap dengan pelan kulihat badannya memang sudah basah. Mungkin itu yang membuatnya enggan untuk masuk dalam toko. Tapi ku persilahkan untuk masuk karena angin yang cukup kencang menyertakan percik hujan sampai ke dalam toko. Kutarik kursi plastik warna hijau di depan meja kasir. 

" Mari bu silahkan duduk dulu.."  Kuambilkan tisu untuk mengurangi basah air hujan di wajahnya.  Maaf bu kebetulan payungnya tidak ada. Sedang dipesankan. Belum dikirim. "

Tampak semburat kecewa di wajahnya. Tapi hanya sekilas. Dan terganti dengan  senyum pasrahnya.

"Kalau mantel plastik yang murah ada nggak mbak.." dia membetulkan gendongannya. Kulihat seorang anak usia 3 tahunan. Dari pandangan matanya kutangkap sedikit hal yang berbeda dengan anak sebayanya. Allah mengujinya dengan  kemampuan yang  dibawah rata-rata.  Kucarikan mantol plastik yang di carinya.  

"Berapa harganya mbak " Dia mengamati mantol yang dipegangnya. Akhirnya segenggam uang receh lima ribu itu diserahkannya padaku.  Dan dia kembali menerobos gelap pun hujan yang lebat untuk pulang.  Aku tertegun. 

Saat ku lihat Bu Tim datang menghampiriku. Aku bersemangat menceritakannya.

" Waduh mbak, mbok tadi di sodakhohi saja. Atau carikan payung di rumah atau mantol juga ada.  Di kasih kue atau baju ganti biar nggak basah ya bisa, atau dikasih kue dan minum..."..he he ku lihat Bu Tim terkesima dengan ceritaku. 

"Lain kali kalau mau melakukan kebaikan ya segera saja dilakukan. Jangan ditunda atau  cuma dibatin. InsyaAllah itu akan sangat bermanfaat. Meskipun kadang banyak juga kasus seperti itu sekedar cara untuk mencari untung. Tapi minimal saat tadi memang terlihat jelas nyata perjuangannya bertahan melawan kerasnya dunia.. " serius banget bu Tim kasih wejangan padaku. he he .Ibu sih nggak ke sini dari tadi.. batinku dalam hati.

Iya juga ya. Mending aku hujan dan panas tetep bisa bernaung ditempat kerja yang eyup dan silir. Capek sih berlaku juga. Tapi kondisi yang tertib dan teratur itu juga sudah satu hal yang patut kusyukuri.  Duh jadi inget anak ku.  Sedang  apa ya di rumah. Bentar ya le..., sebentar lagi ibu pulang. Tak bawakan oleh-oleh roti kesukaanmu. 

Minggu, 24 Januari 2016

Gemuk Tetap Cantik.

Seorang ibu muda menyembulkan kepala di pintu toko dengan senyum manisnya. Wah sekilas aku cuma mau bilang  "super sekali". Mobil pickup hitam sangar terparkir di depan toko. Tsirt hitam serta rok hitam melengkapi postur tambun dan subur. Klop sekali.. paduan yang spesial ini ternyata membuat makhluk Allah yang satu ini tampak kian manis. Penampilan yang sangar tertutup oleh sikap ramah dan meriah dengan senyum manis yang tidak dihemat-hemat.

Belum lagi kalau kita sudah berbincang dengan dengannya. Suasana akrab itu cepat sekali terjalin. Obrolan ringan yang menyegarkan. Jauh dari ghibah apalagi fitnah. 

Kamis, 21 Januari 2016

Pelayanan yang dinantikan

Di sebuah salon, seorang ibu batal mau merapikan rambutnya karena "taciknya nggak ada" padahal karyawannya da lho. Pernah juga di sebuah klinik seorang ibu nggak jadi periksa karena yang ada dokter jaga, asistennya. bukan seniornya yang kebetulan sedang ada uzur.

Di warung bakmipun pernah bapak-bapak tidak jadi pesan karena yang masak bukan ayahnya ang kebetulan sedang aras-arasen, padahal anaknya juga sudah cukup piawai memasak dan menemani bapaknya tiap hari.

 Lha diwarung eh ternyata bisa juga itu terjadi, kaena beberapa alasan. kalau yang jualin juragannya harganya bisa nego, kalau yangjualin juragannya lebih ramah, kalau yang jualin juragannya lebih menguasai beberapa barang yang diperlukan sehingga bisa konsultasi mana-mana yang harus dibeli..he he..
 bersambung..

Rabu, 20 Januari 2016

Malu-malu.... ...

Tiap kali duduk di toko ternyata bu Tim peroleh banyak sekali kisah unik.. Terkadang tampak sederhana,  namun ada sebuah nilai spesial yang dilihatnya.

Salah satunya gaya pelanggan yang satu  ini. Dia masih bujang perkiraanku usia 22 tahun..Rajin ke masjid, rajin ikut kajian tiap Rabu bakda isyak. Rajin  bertanya yang menurutku bentuk kepeduliannya dengan lingkungan, perbaikan dan kebenaran.  Tetapi terasa ada satu hal yang membuatnya jadi pribadi yg kurang lengkap. Terasa ada satu sisi yang kosong. Jelas tidak ada orang yang sempurna, meski sesungguhnya semua ciptaan Allah adalah istimewa. Si Bujang sebut saja demikian, terkadang jadi sasaran palak beberapa orang yang kurang baik hati nuraninya.

Bengkel yang digelutinya   masih tampak sepi, perlu pemikiran dan strategi untuk bisa mengundang banyak pelanggan. Dulu sempat ada satu karyawan yang lebih ahli dibidang mesin yang menjadi patnernya. Tapi sekarang tampak si Bujang sendirian menangani bengeklnya.. Terbatas pada tambal ban, ganti oli, ganti ban,  cuci mtor, ataupun bersihkan karburasi.. 

Yang sering membuat bu Tim senyum-senyum adalah cara dan logatnya tiapkali berbelanja.
"Mau beli sabun bu..."...Dengan senyum kasnya dia tidak segera masuk tapi masih melongok dari luar pintu yang dibukanya sedikit,  nunggu kupersilahkan untuk masuk . He he... tetapi begitu  masuk toko biasanya juga cepet selesai karena barang yang dibeli memang  tidak banyak.  Mi instan satu, kopi, senek   maksimal total 5000. Atau dia sekedar beli sabun cuci motor, atau spon cuci, atau sabun cuci baju. Begitulah. Atau tukar uang buat susuk pelanggan bengkelnya. 

Satu lagi khas siBujang saat berbelanja, jika  ada uang  kembalian receh, dia  tidak mau ambil. Begitu sudah masuk total dan muncul angka pengembalian maka segera dia bilang.

" Susuke mboten sah mawon..." dan langsung keluar sambil senyum-senyum khas. Haduh... . Itu kebiasaannya.  terkadang  kembaliannya dikumpulin bu Tim. Ketika dia belanja lagi dibuat bayar belanjanya. atau dia bonuskan    kopi yang sering dibelinya.  Tabungan susuknya... he he terkadang juga  bu Tim masukkan di kotak DSH atau Yasr didepan kasir.

Semoga si Bujang semakin matang, lancar rejeki dan lanar jodoh...

Selasa, 05 Januari 2016

Berapa uang pegangan anda..seribu.. sejuta.. semilyar..

Seorang wanita muda memasuki ruang toko. tersenyum ramah ndak kalah dengan yang jaga kasir. Pandangannya segera menyapu seluruh tatanan barang. dengan lincah dia pilih-pilih aneka barang. Tiap barang yang hendak dibelinya dia selalu cros cek harga.. kayaknya dia agak bingung dengan label harga yang sudah ada.. setelah beberapa saat ada tiga macam barang yang tertata di meja kasir . Pembalut, shampo  saset yang semula sudah dipilihnya dengan alot. antara shampo botol atau shampo saset.  juga pelembut pakaian yang juga sudah perlu pertimbangan lama antara botol atau saset... ternyata dia pilih yang botol. karena ada milik dengan botol yang belum di milikinya. targetnya selanjutnya di tinggal beli refilnya t

"Yah habis deh uangku...." kudengar gumam lirihnya. tapi wajhnya masih senyum2 nyante aja.
"ndak papalah masih sisa dikit..bisa buat cekelan...."

 total struk dia terima  total belanja 12500, kembali 1500.  itulah uang pegangannya..yang membuanya ayem. baangkali ada yang bilang nggak ada pegangan tapi satu saja karunya bisa digesek buat beli mobil.  taupun kesehatan itupun salh satu pegangan kita karena ini bisa jadi modal untuk ibadah dan aneka usaha.. yang akan mampu menghasilkan sejuta kemungkinan...bersyukurlah.

Sabtu, 05 September 2015

Salah tebak...

Setiap pekerjaan hendaklah dikerjakan dengan ikhlas, bisa diwujudkan dengan kecintaan dan ketekunan dalam menjalankan tiap sisi pekerjaannya. Bu Katimun tampaknya kian asyik dengan tokonya. tiap pagi lebih awal sudah mendahului buka toko. lebih pagi dari pada jadwalnya  mbak Mi dan mbak Yu. Sebenarnya ada target untuk mengawali counter senek jajan pasar di tok.
ternyata manfaat juga piket pegang kasir.  jadi lebih tahu banyak tentang kebutuhan dan kebiasaan konsumen yang berbelanja ke toko. Juga leih bisa menhenal siapa saja pelanggan toko.
  Seorang ibu muda didampingi suaminya  tampak memilih beberapa makanan ringan dan minuman dingin.  tampak rukunnya mereka berdua. duh senengya pasti... soalnya si istri sedang mengandung .. sepertinya sudah saatnya lahir.

ketika menyerahkan barang2 yang dibelanjanya  dikasir.. kulihat dia sedikit lelah dan kepayahan.  kutawarkan kursi untuk penopang tubuhnya yang tampak kelelahan.
"Putra ke berapa mbak..berapa bulan mbak...kapan diperkirakan akan lahir..." tanyaku kayak petugas sensus aja ya.. itulah trik marketing juga lho..tapi ya lebih banyak ke kebiasaan menyapa pelanggan...moga aja ndak predikat SA,,..sok Akrab..ndak lah..

Ternyata jawannnya tak seperti yang kuharapkan...
" Sampun sembilan tahun kok mbak.. " dia  menjawab sambil tesenyum tipis,...".mboten ngandeg kok bu... niki tumor..." ucapnnya begitu datar seakan tak ada beban yang menggayut di fikirannya.  Sementara bu Katimun terkesima ..
Oh ngaten to mbak... lha sejak nopo kraos sakit niko... sampun diperiksakan dokter nopo dereng"..

Ternyata seperti itulah keadaan yang sebenarnya, . Katanya sudah hampir sembilan tahun tubuhnya dihinggapi  daging tumbuh.

Sampun bu, niki saya juga mau kontrol ke rumah sakit, pun rutin,,,  Entah apa pas nya nama penyakitnya, tapi menurut ceritanya  si embak rutin ke Rs untuk disedot air yang memenuhii perutnya..

 Ayo kita hitung syukur .. betapa enak dan nyamannya saat kita diberi kesehatan oleh Nya. makan enak, tidur nyenyak, hati hepi, rejeki mbanyu mili..

Jumat, 14 Agustus 2015

TIKUS

Sudah sejak dahulu kala tikus menjadi masalah yang unik. Di sawah, di rumah, di pabrik, di kantor, di pasar  juga di pertokoan. Kalau Cinderela dia mah bisa jadikan tikus sebagai kawan dan teman yang saling bantu. tapi itu cerita. Kenyataan tikus adalah  momok yang cukup membuat resah. Bisa kehilangan panen, bikin rusak pintu, almari, pakaian, bahan makanan bisa juga alat - alat rumah tangga pun mesin dan aneka sarana usaha. sumber masalah ternyata tikus.
Bu  Katimun pun  sempat pusiiing tujuh keliling karena tikus. Dulu waktu  semua pembeli masih dilayan,  minuman dengan botol yang cukup tebalpun pun tikus suka  dan bisa membobolnya. Akhirnya semua minuman botol  dimasukkan almari etalase. Padahal mestinya bagus untuk pajangan di luar. Tiap sore tutup toko  semua almari etalase ditutup rapat dan sela-selanya disisipkan kardus buat menghalangi si tikus menyusup. Duh repot bener deh.
Dipasang lem  perangkap, juga aneka umpan.... semua belum bisa mengatasi masalah.  Pintu  toko yang kurang rapat ke lantai menjadi satu sarana masuknya tikus dari kebun dan sawah sebelah . Lubang ventilasipun menjadi jalan masuk, kabel listrik yang menjuntai pun menjadi jalan yang sangat disukainya. Sepanjang jalan yang jadi lalu lalangnya berbekas hitam kerak dari goresan badannya...hiiii bikin ndak nyaman bingit deh...
Awal menata penyajian barang secara swalayan, terpikir juga waduh gimana sitikus ya... Antisipasi pertama saat renovasi... bersihkan tempat dan usir tikus yang sudah bersarang di atap dan ruangan. Bulan-bulan pertama bisa terbebas dari tikus.. tapi lokasi yang bersebelahan dengan kebun dan sawah ternyata berpeluang kembalinya si tikus. padahal sekarang semua barang tertata tanpa almari.. duh bakalan pestakah tikus2 ini.
Memang bener.. pestapun dimulai...ehem..jian..n.ggemesin bingit. Dapet minyqk goreng...dapet susu kotak, dapet tepung kemasan... dapet roti tawar dan aneka bakery...dapet kapas.. dapet mie...dapet minuman gelasan.. duh duh.. tiap pagi mesti sibuk dulu bersihkan jejak bekas si tikus...bersihkan rakpun jadi lebih ekstra banyak diagendakan deh... yang pasti ndak nyaman kalau terlihat oleh konsumen...kan..
Ada info kontrak pawang tikus jasa mengusir tikus dengan tarif lumayan.. hampir saja deal join kontrak .. dah ditunggu2 belum datang2 banyak order kayaknya..

Ternyata ada info yang cukup menyenangkan...  obat tikus yang manjur.. dan murah... cuma belinya belum setiap tempat punya..ndak masalah..demi bersih dan bebas dari tikus..
Namanya Si Darat.. cuma  satu blok biru  yang sdh siap unuk di-potong2 dan diumpankan ke tikus. .. alhamdulillah manjur...
dalam waktu satu minggu tikus lenyap  dan barang2 ditoko utuh tak ada gangguan...alhamdulillah esis... nyaman juga ya kalo tidak dirusuhi oleh para tikus..

Senin, 25 Mei 2015

Modus sales aneka permen

Salah satu masalah yang dihadapi pemilik toko adalah sales. Ada kalanya sales cukup baik dan tidak aneh- aneh. Tetapi ada kalanya berbagai gaya dan cara dilakukan untuk melancarkan target penjualannya. Yang terakhir ditemui bu Katimun adalah trik si mas sales permen. Saat datang sudah dengan penampilan lain ..bawa mobil.. hehe standar sales  menengah dengan harga lebih miring dan bisa menawarkan konsinyasi emang dengan rata-rata dg mobil kanvas. Kalo kelas kecil cukup rombong atau tossa.
Mas sales langsung beraksi dengan menawarkan program beli paket plus kompensasi penyewaaan rak untuk stand pajangan. Sebulan dua ratus ribu untuk kontrak 6 bulan. Cukup menarik. Ada yang lebih menarik..dengan pembelanjaan aneka minuman bisa ikut program sewa rak 500 rb per bulan selama 6 bulan....wah semakin menarik.. Tawaran ketiga kontrak satu juta sebulan selama 6 bulan..wah hebat banget... top markotop.

Belum tawaran program konsinyasi aneka minuman yang rata-rata tiap toko cukup cepat laku... jadi kalo ada yang menawarkan konsinyasi  wah asyik anget... tertarik juga..ehe.. boleh coba deh Anggaran belanja berapa mas.... selidik dulu lah... lha di bilang tidak paketan bu terserah... Wah ini diluar kebiasaan... biasanya mereka tiap  distributor punya target belanja sekian banyak gitu...

Ok deh.. coba lihat sampel barangnya apa aja mas...katanya tadi cukup dengan belanja 12 item dah mo dikasih program kontrak rak pajangan.
Si mas sales keluarkan barang barangnya wira wiri ada duapuluh macam permen bertoples toples. Rata-rata tiap toples isi 200 biji. Kutanya satu satu lha kok harganya selangit bedanya... ada permen yang biasa jual cuma 500  jadi 1000, yang harga seribu jadi 2000 bahkan seribu jadi 3000....haduh mulai nih alur ndak beresnya...

Ini pula rupanya yang  beberapa tahun lalu pernah kasih order belanja  di toko Iwwara, belanja permen sampai 600 ribu bayar cash, dengan imbalan panci mask sayur yang ditaksir harga 20000.. Sementara kalo ditotal bener dengan harga wajar paling cuma 400 ribu...
Mas sales membidik permen  barang yang harga jualnya kecil,jumlah beli banyak dan merek permen yang tidak begitu familiar.. sehingga kosumen terkecoh dengan harga yang sebenarnya melambung..

Ya wes akhirnya bu Katimun cuma beli dua toples lha itupun sudah sodaqoh pada mas sales soale langganan biasane lebih murah banyak... ya  alhamdulillah nggak kehilangan yang lebih banyak lagi. Andai jadi belanja banyak kemungkinan besar si mas ndak balek lagi seperti janjinya buat kasih program sewa. rak promo. he he... Kejujuran membawa pada kebaikan dan barokah.. kenapa ndak kau pegang prinsip yang itu to mas sales...

Selasa, 21 April 2015

Yang imut-imut yang suka jajan

Mestinya jika kisah2 diemper toko ini bisa tercatat terus, sepertinya kok ya ada hikmahna..tapi ya tetep saja terlalu banyak yang terlewatkan.. sekali ini Bu Katimun merasa dan melihat uniknya anak-anak. ketertarikannya dengan tehnologi ternyata cukup besar. dari gaya mereka memainkan Hp ataupun ggt yang sekarang cukup beraneka ragam. kalo jaman dulu cuma ada radio dan TV yang tidak setiap rumah ada, bahkan tidak setiap desa ada.sekarang seorang anak aja bisa punya hp 3 dengan aneka fasilitasna.  
Ternyata di toko sekarang ada juga yang cukup menarik sehingga anak2 tertarik untuk belanja meskipun hanya permen ataupun senek yang mungil2. suara mesin scanner di mja kasir yang tat tit tat tit ternyata sangat membuat mereka semangat untuk menempelkan belanjanya alat canggih itu.

Selasa, 07 April 2015

Mas Suplier

Hari begitu cerah, seharian panas cukup terik. dan tibalah petang saatnya sholat magrib. udara sedikit berangsur membuai  saking sejuknya. Dari data komputer dan pengamatan ternyata saat-saat sholat magrib justru dikasir tampak lumayan antri. Ditoko sibuk yang dirumahpun tidak kalah sibuknya.

Tergopoh-gopoh mbak Wulan melaporkan kalo mas  Sales    yang lama nggak njedul...dengan segala ketidak nyamanan yang dibawanya...  eeh sore ini datang ...kewalahan mengatasi akhirnya ya wes beres panggilin aja bu Katimun. ...beres...Yah terpaksa keluar deh..teman yang satu ini memang harus dihadapi engan tegas singkat dan jelas..

"Halo mas, lama ndak mampir ya.. tapi maaf ya sekarang saya belum order dulu karena sudah ada janji order temen laen..kalo udah minim stok aja..sekarang saya buru2 sudah ditunggu ada acara di masjid samping...". tapi si mas sales masih juga nyoba nawarkan lg ''maaf nggeh saya pamit dulu..."
 Itulah salah satu temen kerjaku yang agak ribet. Sejak dulu yang jagain toko sudah pada takut, risih, kadang mangkel karenaapa...bisa dibilang gigih tapi sayangnya tidak pas. Suka masuk ruang buka2 almari sendiri, sepertinya kurang ada pengertian untuk tidak dulu...

Konfirmasi ke beberapa toko dan sales ternyata memang mas yang satu ini selalu seperti itu, dan paling ambil langkah cari sales laen yang lebih kooperatif dan luwes..                                                     

Jumat, 19 April 2013

Peluang Rejeki Yang Barokah


Adzan subuh telah berkumandang memecah sunyi dan dinginnya embun pagi. Sholat fajar mengawali agenda jeng Maimun, dilanjut shubuh. terasa bener kebesaran Allah. disaat pagi udara masih sejuk segar bersih, DIA ajak umatnmya untuk bangun pagi agar tak terlewatkan rizki pagi yang salah satunya adalah udara bersih, segar dan sejuk. Kemudian dilanjut dengan rutinitas pagi, yang sudah mengantre.  siapin makan pagi dan siapin buat menapak hari.

 Berangkat ke tempat kerja dengan mengajak anakku  yang emang belum sekolah, nantilah tunggu Tk aja, dihitung-hitung kok anggaran belum mencukupi. Alhamdulillah aku bisa kerja sambil momong thole, meski kadang rewel juga tapi ndak masalah. Masih bisa kusyukuri sekarang ada tambahan masukan buat kebutuhan sehari- hari. dulu untuk belanja sekali makan aja harus mikir-mikir dan tak jarang ngebon juga. Sekarang alhamdulillah bisa nabung meski sedikit buat ngerasain indahnya anting, padahal dah khawatir kalo  telinga ini ndak ada lubang lagi. Soale udah lama banget dianggurin. boro boro beli anting  buat makan dan pajak listrik aja harus pusing-pusing dapat dari mana gitu........

Kalo pepatah jawa dibilang "Asal gelem obah mesti awoh,,,ono rejeki,,,,ne,,,"  Maka.....

Apa yang paling jauh dan paling dekat dengan kita?

Akhir-akhir ini jadwal bu Katimun di toko semakin sedikit aja. Paling cuma cek-cek barang , bikin catatan dan go pergi kulakan he he.... Waktu terasa begitu kencang larinya. Jika kita tak segera memanfaatkannya maka tak akan ada jaminan akan ada kesempatan kedua apalagi ketiga. Tul nggak,,,,,,

Sebuah nasehat dari ulama besar imam Al Gozali, pertanyaan pada murid2nya. Apa yang paling jauh dari kita....? Muid menjawab Matahari... bukan,  Bulan.....bukan   Negeri China.....juga bukan. lalu apa wahai guru....Yang paling jauh dengan kita adalah WAKTU YANG SUDAH BERLALU....

Karena jika sudah berlalu maka tak dapat diulang lagi, tak dapat di panggil lagi, tinggal kenangan . Maka manfaatkanlah waktumu sesegera dan sebaik-baiknya sebelum dia pergi meninggalkanmu                       

Apa yang paling dekat dengan dirimu ? Murid menjawab: Istriku karenadia selalu ada disampingku. Tapi itu salah  kata Iman Al Ghazali. Bagaimana dengan anak, rumah, kendaraan,,,,,Semua bukan, Sesungguhnya yang paling dekat dengan kita adalah KEMATIAN, karena mati itu tak ada yang tahu, mati itu pasti terjadi, mati itu tak  pilih usia, tak pilih laki pun perempuan, tak pandang jabatan dan serba r a h a s i a.........






Senin, 15 Oktober 2012

Cucuku sayang....

Waduh... kalo udah stand bay di toko bu Katimun mah gak pernah duduk manis. rencana bawa buku, mo baca2 Siroh Nabawi... eh akhirnya cuma dicuekin itu buku. Kesana kemari kalo tak ada yang beli dia jadi kayak setrika rapikan sana, rapikan sini. bersihkan sana bersihkan sini. ada aja yang perlu dia setting lagi, entah penataan barang toko ataupun cek daftar harga.
 tiba tiba terdengar sms dari hpnya, worto-woro Se RT, untuk besuk cucu  tetangga yang sedang menjalani operas ..... wah nadanya operasi gini kok serem  ya wis tunggu tanggal maennya. yang jadi torotan
wah lha cucuku